Jembatan Suramadu

Setelah penantian panjang selama 8 tahun, Jembatan Surabaya - Madura (Suramadu) yang menghubungkan Jawa dan pulau Madura, dengan panjang 5, 4 km ini, akhirnya terselesaikan, dan kini masyarakat bisa menggunakannya.

Presiden SBY hari Rabu, 10 Juni Tahun 2009, dari kaki jembatan di Dusun Sumber Wungu, Desa Sukolilo Barat, Kabupaten Bangkalan, meresmikan Jembatan yang konon bukan hanya terpanjang di Indonesia tapi juga di Asia Tenggara.

Keberhasilan penyelesaian Jembatan Suramadu membelah Selat Madura ini, tidak lepas dari peran serta semua pihak, bukan hanya pemerintah, tim pakar, kontraktor, konsultan, tapi juga termasuk para buruh pekerja di proyek yang penuh resiko, termasuk jasa masyarakat yang rela tanah dan rumahnya digusur untuk jalan akses, kata SBY.


Kontruksi jalan layang Jembatan Suramadu terdiri dari 36 bentang untuk sisi Surabaya, dan 45 bentang di sisi Madura, dengan panjang masing-masing 40 meter. Sementara kontruksi bangunan bagian atas menggunakan PCI girder, sedangkan bagian bawah menggunakan fondasi pipa baja berdiameter 60 Cm. Panjang rata-rata 25 meter untuk sisi Surabaya, dan 27 meter untuk sisi Madura. Untuk jembatan bangunan atas menggunakan beton prestressed box pirder dengan bentang 80 meter sebanyak tujuh bentang, baik untuk sisi Suaarabaya maupun Madura. Struktur bawah terdiri dari fondasi bored pile berdiameter 180 cm, dengan panjang 60 -90 meter. Jembatan dirancang untuk masa pemakaian 100 tahun, dan anti bom. Suramadu telah menjadi bagian dari kehidupan bangsa Indonesia. www.presidensby.info